Pasang iklan di sini Rp. 50.000/bulan

4:33 PM
0
Indonesia Corruption Watch (ICW) memaparkan dugaan praktek money politic dalam Pilkada DKI Jakarta. Ada 3 pasangan cagub yang disebut ICW terlibat dalam dugaan praktik uang itu.

Ketiga pasangan cagub itu ialah Pasangan Alex-Nono, Pasangan Hendarji-Riza dan Pasangan Foke-Nara. Dari ketiganya Foke diduga paling banyak melakukan pelanggaran.

Kordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Abdullah Dahlan, meminta Panwaslu harus tegas dalam setiap pelanggaran kampanye.

"Pasangan cagub-cawagub yang melakukan pelanggaran harus ditindak tegas," ujar Abdullah dalam jumpa pers di Gedung LBH, Jl Diponegoro, Jakpus, Jumat (6/7/2012).

Berikut pemaparan money politic dari ICW:

Pasangan Alex Nono:

1. Pada tanggal 30 Juni 2012, di posko pemenangan Alex-Nono melakukan bagi-bagi uang sebesar Rp 250 ribu kepada tiap relawannya. Pembagian dilakukan secara rutin, jumlahnya bervariasi mulai dari Rp 150 ribu sampai Rp 400 ribu.

2. 28 Juni 2012 bertempat di posko Alex-Nono puluhan warga dibagikan formulir dan disertai fotocopy KTP untuk pengambilan uang sebesar Rp 350 ribu

3. 26 Juni 2012 bertempat di muara baru, ada perekrutan korlap dimana setiap korlap bisa mendapatkan massal dijanjikan Rp 100 ribu.

4. 2 Juni 2012 di Penjaringan Jakut, santunan asuransi sebesar Rp 300 ribu untuk warga yang meninggal dan membagi-bagikan formulir untuk asuransi

5. 28 Juni 2012 di Duren Sawit, Alex memberikan Rp 60 juta kepada yayasan Alwatoniah Duren Sawit disertai kampanye supaya memilih dia.

6. 30 Juni di Majelis Taklim Assafiqinah ustad majelis itu mengimbau agar memilih Alex

Pasangan Foke- Nara

1. 2 Juni 2012 di Centeng Ciracas ada pembagian uang senilai Rp 35 ribu disertai pembagian mie dan pasangan kaos Foke

2. 1 Juni 2012 terjadi pembagian uang di komunitas radio senilai Rp 50 ribu

3. 30 Juni 2012 di Penjaringan Jakarta Utara, pembagian mobil ambulan untuk setiap RW dengan syarat Foke-Nara harus dapat meraih suara 90% di kelurajan itu.

4. 29 Juni 2012 pembagian mobil kepada tiap RT di Penjaringan Jakarta Utara.

5. 28 Juni 2012 Timses Foke-Nara memberikan sumbangan subuh kepada pengurus masjid sebesar Rp 1 juta kepada pengurus masjid.

6. 26 Juni 2012 warga kampung Jawa diajak tamasya gratis ke Tasikmalaya semua ditanggung.

7. Saat pengajian ibu-ibu di kelurahan Papanggo, Jakut, ada pembaguan uang sebesar Rp 30 ribu

8. 2 Juni 2012, pengobatan gratis di rumah timses Foke di daerah Penjaringan Jakut.

9. 29 Juni 2012 di Klender di sebuah majelis taklim, timses Foke Nara memmberikan doorprose berupa pembagian paket umrah untuk 7 orang

10. Setiap RT mendapatkan uang upah dari timses dan dikasih pesan supaya memilih Foke Nara.

11. Melalui koperasi jasa keuangan PPMK dan LMK, PEMK dilakukan pembagian kaso bergambar Foke.

12. 7 Juli 2012 lomba memancing di Jakbar, doorprise motor.

13. Pembagian baksos dan pengobatan gratis di kelurahan Kalibata.

14. 2012 di Puncak, Bogor, terjadi acara pengumpulan lurah se DKI Jakarta. Dalam acara itu tiap lurah disuruh aktif memenangkan incumbent

15. 3 Juli 2012 di Balai Kartini, Foke mengajak guru-guru mencoblos dirinya.

16. Iklan di Videotron Jl Cikini Jakpus, Iklan tentang pasangan Foke Nara

17. Iklan incumbent di televisi, dalam keberhasilannya membangun Jakarta

18. 6 kebijakan gratis yang diteken oleh Foke dalam kampanye nya seperti tiket bus way dan masuk ancol gratis.

19. Dalam masa kampanye, Foke meluncurkan angkot ber-Wifi, hal ini berkaitan dengan masa kampanye.

20. Baliho-baliho di Jl Sudirman, berisi kampanye terselubung dalam keberhasilannya memimpin Jakarta.

Pasangan Hendarji-Fariza

1. Pembagian uang Rp 20 ribu dan nasi kotak di Jakarta Utara.

Sumber : detik.com

0 komentar:

Post a Comment